Deskripsi Produk
I. CH MOTOR – AC Re-synchronous Motor S593A(59MM)
Specifications:
-Output Speed: 1.6-99RPM
-Voltage: 24-220VAC
-Current: 0.032-0.3A
-Frequency: 50/60Hz
-Input Power: <16W
-Noise: <40dB
-Rotation: CW/CCW /Bi-directional
Drawing:
Specification:
| Model | Output speed (rpm) | Output Torque (kg.cm / lb.in) | Voltage (V.AC) | Current (A) | Frequency (Hz) | Input Power (W) | Noise (dB) | Rotation | ||
| S1 continuous | S2 15 minutes | S2 5 minutes | ||||||||
| S593-80-1.6 | 1.6 | >80 / 70 | If intermittent running, low-speed motor can output 150kg.cm torque, it is a customization for you. Welcome to contact us freely! | 24 ********* 110 ********* 220 |
<0.3 ********** <0.065 ********* <0.032 |
50/60Hz | <16 | <40 | CW / CCW / Bi-directional | |
| S593-80-02 | 2 | >80 / 70 | ||||||||
| S593-80-2.5 | 2.5 | >80 / 70 | ||||||||
| S593-80-03 | 3 | 80 / 70 | ||||||||
| S593-60-04 | 4 | 60 / 52.2 | ||||||||
| S593-50-05 | 5 | 50 / 43.5 | ||||||||
| S593-30-08 | 8 | 30 / 26 | ||||||||
| S593-25-10 | 10 | 25 / 21.8 | ||||||||
| S593-20-12 | 12 | 20 / 17.4 | ||||||||
| S593-16-15 | 15 | 16 / 13.9 | 29 / 25.2 | 35 / 30.5 | ||||||
| S593-12-20 | 20 | 12 / 10.4 | 22 / 19.1 | 26 / 22.6 | ||||||
| S593-10-25 | 25 | 10 / 8.7 | 17 / 14.8 | 21 / 18.2 | ||||||
| S593-08-30 | 30 | 8 / 7 | 15 / 13 | 17.5 / 15.2 | ||||||
| S593-05-50 | 50 | 5 / 4.35 | 9 / 7.8 | 10.5 / 9.1 | ||||||
| S593-05-60 | 60 | 4.5 / 3.9 | 7 / 6 | 8.8 / 7.7 | ||||||
| S593-03-99 | 99 | 2.5 / 2.17 | 4.5 / 3.5 | 5.3 / 4.6 | ||||||
| Note: Above datas are from motors under 50Hz. If under 60Hz, Speed*1.2 , Torque/1.2 Other speed and torque needed, please contact our sale department | ||||||||||
About Us:
I. CH concentrates on designing the latest technology motors and meet our customer’s requirements, we have the very capable R&D team to ensure products quality and provide all the customers with the best solution, the products like AC Synchronous Motor, Geared Motor, Reversible Synchronous Motor, which uses in household appliance, Auto Control Machine, etc.
Advantages:
1. Reliable supplier, direct manufacture 8 years;
2. CE, RoHS, IS09001…Certificate report;
3. OEM&OED Service, after-sales service 24*7, technical support;
Details:
Package:
-Wrap the goods in a rigid way;
-Shipping way: Sea, air or train;
-Lead time: 15 – 40 working days.
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Aplikasi: | Industrial, Universal, Household Appliances, Power Tools, Car |
|---|---|
| Kecepatan Operasi: | Kecepatan Rendah |
| Jenis: | Motor AC |
| Struktur Rotor: | Winding Type |
| Perlindungan Casing: | Tipe Tertutup |
| Size: | 59mm |
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|

Can AC motors be used in both residential and commercial settings?
Yes, AC motors can be used in both residential and commercial settings. The versatility and wide range of applications of AC motors make them suitable for various environments and purposes.
In residential settings, AC motors are commonly found in household appliances such as refrigerators, air conditioners, washing machines, fans, and pumps. These motors are designed to meet the specific requirements of residential applications, providing reliable and efficient operation for everyday tasks. For example, air conditioners utilize AC motors to drive the compressor and fan, while washing machines use AC motors for agitating and spinning the drum.
In commercial settings, AC motors are extensively used in a wide range of applications across different industries. They power machinery, equipment, and systems that are crucial for commercial operations. Some common examples include:
- Industrial machinery and manufacturing equipment: AC motors drive conveyor belts, pumps, compressors, mixers, fans, blowers, and other machinery used in manufacturing, production, and processing facilities.
- HVAC systems: AC motors are used in commercial heating, ventilation, and air conditioning (HVAC) systems to drive fans, blowers, and pumps for air circulation, cooling, and heating.
- Commercial refrigeration: AC motors are utilized in commercial refrigeration systems for powering compressors, condenser fans, and evaporator fans in supermarkets, restaurants, and cold storage facilities.
- Office equipment: AC motors are present in various office equipment such as printers, photocopiers, scanners, and ventilation systems, ensuring their proper functioning.
- Transportation: AC motors are used in electric vehicles, trams, trains, and other forms of electric transportation systems, providing the necessary propulsion.
- Water and wastewater treatment: AC motors power pumps, mixers, and blowers in water treatment plants, wastewater treatment plants, and pumping stations.
The adaptability, efficiency, and controllability of AC motors make them suitable for a wide range of residential and commercial applications. Whether it’s powering household appliances or driving industrial machinery, AC motors play a vital role in meeting the diverse needs of both residential and commercial settings.

Bisakah motor AC digunakan dalam sistem energi terbarukan, seperti turbin angin?
Ya, motor AC dapat digunakan dalam sistem energi terbarukan, termasuk turbin angin. Bahkan, motor AC umum digunakan dalam berbagai aplikasi di dalam turbin angin karena berbagai keuntungannya. Berikut penjelasan detailnya:
1. Generator: Dalam sistem turbin angin, motor AC sering berfungsi sebagai generator. Saat bilah turbin angin berputar, bilah tersebut menggerakkan rotor generator, yang mengubah energi mekanik angin menjadi energi listrik. Generator AC umumnya digunakan dalam turbin angin karena efisiensi, keandalan, dan kompatibilitasnya dengan sistem jaringan listrik.
2. Kontrol Kecepatan Variabel: Motor AC menawarkan keunggulan kontrol kecepatan variabel, yang sangat penting untuk turbin angin. Kecepatan angin berubah-ubah, dan untuk memaksimalkan penangkapan energi, kecepatan rotor perlu disesuaikan. Motor AC, ketika digunakan sebagai generator, dapat menyesuaikan kecepatan putarannya dengan kondisi angin yang berubah dengan memodifikasi frekuensi dan tegangan sinyal listrik keluaran.
3. Efisiensi: Motor AC dikenal karena efisiensinya yang tinggi, yang merupakan faktor penting dalam sistem energi terbarukan. Turbin angin bertujuan untuk mengubah sebanyak mungkin energi angin menjadi energi listrik. Motor AC, terutama yang dirancang untuk efisiensi tinggi, dapat membantu memaksimalkan efisiensi konversi energi keseluruhan dari sistem turbin angin.
4. Integrasi Jaringan: Motor AC sangat cocok untuk integrasi jaringan listrik dalam sistem energi terbarukan. Keluaran listrik dari generator AC dapat dengan mudah disinkronkan dengan frekuensi dan tegangan jaringan listrik, memungkinkan integrasi sistem turbin angin yang mulus dengan infrastruktur jaringan listrik yang ada. Hal ini memfasilitasi distribusi listrik yang dihasilkan secara efisien kepada konsumen.
5. Pengendalian dan Pemantauan: Motor AC menawarkan kemampuan kontrol dan pemantauan tingkat lanjut, yang sangat penting untuk sistem turbin angin. Parameter listrik, seperti tegangan, frekuensi, dan daya keluaran, dapat dengan mudah dipantau dan dikendalikan pada generator berbasis motor AC. Hal ini memungkinkan pemantauan kinerja turbin angin secara real-time, deteksi kesalahan, dan optimalisasi proses pembangkitan daya.
6. Ketersediaan dan Standardisasi: Motor AC tersedia secara luas dalam berbagai ukuran dan daya, sehingga mudah diakses untuk aplikasi turbin angin. Motor ini juga terstandarisasi dengan baik, memastikan kompatibilitas dengan komponen sistem lainnya dan mempermudah kegiatan pemeliharaan, perbaikan, dan penggantian.
Perlu dicatat bahwa meskipun motor AC umumnya digunakan pada turbin angin, terdapat jenis generator dan teknologi motor lain yang digunakan dalam desain turbin angin tertentu, seperti generator sinkron magnet permanen (PMSG) atau generator induksi ganda (DFIG). Alternatif ini menawarkan keunggulan tersendiri dan mungkin lebih disukai dalam konfigurasi turbin angin tertentu.
Singkatnya, motor AC memang dapat digunakan dalam sistem energi terbarukan, termasuk turbin angin. Efisiensi, kontrol kecepatan variabel, kemampuan integrasi jaringan, dan fitur kontrol canggihnya menjadikannya pilihan yang tepat untuk mengubah energi angin menjadi energi listrik secara andal dan efisien.

Bisakah Anda menjelaskan prinsip kerja dasar motor AC?
Motor AC beroperasi berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Motor ini mengubah energi listrik menjadi energi mekanik melalui interaksi medan magnet. Prinsip kerja dasar motor AC meliputi langkah-langkah berikut:
- Motor AC terdiri dari dua komponen utama: stator dan rotor. Stator adalah bagian motor yang diam dan berisi gulungan stator. Rotor adalah bagian motor yang berputar dan terhubung ke poros.
- Ketika arus bolak-balik (AC) dialirkan ke kumparan stator, hal itu menciptakan medan magnet yang berubah-ubah.
- Perubahan medan magnet menginduksi tegangan pada gulungan rotor, yang berupa batang konduktif yang dihubung pendek atau kumparan.
- Tegangan induksi pada kumparan rotor menciptakan medan magnet di dalam rotor.
- Medan magnet rotor berinteraksi dengan medan magnet berputar stator, menghasilkan gaya torsi.
- Gaya torsi menyebabkan rotor berputar, mentransfer energi mekanik ke poros yang terhubung.
- Putaran rotor terus berlanjut selama catu daya AC diberikan ke kumparan stator.
Prinsip kerja dasar ini berlaku untuk berbagai jenis motor AC, termasuk motor induksi dan motor sinkron. Namun, konstruksi dan desain spesifik motor dapat bervariasi tergantung pada jenis dan aplikasi yang dimaksud.


editor by CX 2024-04-24