Deskripsi Produk
| Model | CBB61 Fan Capacitor |
| Safety approvals | UL/TUV/VDE/CQC |
| Quoted standard | GB/T3667.1, UL810 ,EN65712-1 |
| Type of working | Continuous |
| Operating class | CLASS B – 10000 hours CLASS C – 3000 hours |
| /Operating Min. / MaxTemperature: | -25/70ºC;-40/70ºC;-40/85ºC;-40/105ºC |
| Storage: | -40 / 70ºC |
| Rated Voltage UN (a.c.): | 250~450 Volt a.c. |
| Rated Frequency fN(Hz): | 50Hz / 60Hz |
| Voltage rise/fall time (max): | 15 Volt / µs |
| Maximum Permissible Voltage: | 1.10 x Rated Voltage |
| Maximum Permissible Current: | 1.30 x Rated Current |
| Dissipation factor, tgδ: | 20 x 10-4 at 20°C, 50 Hz |
| Class of safety protection: | S3(P2) |
| Maximum altitude: | 2000 m |
| Capacitance Tolerance (standard) | ± 5 % |
| Mounting: | Any position |
| Case | ABS,PBT,V0 (UL94 standard) |
| Filling Resin | Self-extinguishing epoxy V0(UL94 standard) |
| Dielectric | Polypropylene film |
| Plates | Self-healing metal layer, Segmented film |
| Voltage test terminal to terminal | 2 x UN for 5 s |
| Voltage test terminal to case: | 2200 Volt for 2 s |
| Insulation resistance (20ºC) | Between terminals≥2000MΩ .μF (500Vdc,60s) |
| Leakage – Clearance in air between parts under voltage | ≥ 5mm |
| Vibration test | IEC 60068-2-6 |
CBB65 Electronics Component Film Motor Run High Voltage AC Power Knitting Machine Capacitor
braking resistor choke coil capacitor resistor facon capacitor distributor knitting machine capacitor capacitor price energy discharge capacitor
hisense washing machine and dryer energy discharge capacitor electrolytic capacitor super capacitor epcos capacitor polyester capacitor capacitor bank high voltage capacitor capacitor for motor starting fan capacitor CBB65cbb65 capacitor, air conditioner motor run capacitor, motor run capacitor, compressor capacitor, aluminum capacitor, washing machine capacitor.
Cbb65 AC dual capacitor 1.Widely applied to starting and running of AC single-phase motors at 50Hz/60Hz frequency power Self-healing property
High stability and reliablity Safer with Anti-explosion design.
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Jenis: | Dry Type Metalized Polypropylene Film Capacitor |
|---|---|
| Model: | Cbb61 Terminal Type Capacitor |
| Rated Voltage: | 250V.AC~450V.AC |
| Contoh: |
US$ 3/Piece
1 Buah (Minimum Pemesanan) | Pesan Sampel |
|---|
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
|
Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
|
Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Can AC motors be used in both residential and commercial settings?
Yes, AC motors can be used in both residential and commercial settings. The versatility and wide range of applications of AC motors make them suitable for various environments and purposes.
In residential settings, AC motors are commonly found in household appliances such as refrigerators, air conditioners, washing machines, fans, and pumps. These motors are designed to meet the specific requirements of residential applications, providing reliable and efficient operation for everyday tasks. For example, air conditioners utilize AC motors to drive the compressor and fan, while washing machines use AC motors for agitating and spinning the drum.
In commercial settings, AC motors are extensively used in a wide range of applications across different industries. They power machinery, equipment, and systems that are crucial for commercial operations. Some common examples include:
- Industrial machinery and manufacturing equipment: AC motors drive conveyor belts, pumps, compressors, mixers, fans, blowers, and other machinery used in manufacturing, production, and processing facilities.
- HVAC systems: AC motors are used in commercial heating, ventilation, and air conditioning (HVAC) systems to drive fans, blowers, and pumps for air circulation, cooling, and heating.
- Commercial refrigeration: AC motors are utilized in commercial refrigeration systems for powering compressors, condenser fans, and evaporator fans in supermarkets, restaurants, and cold storage facilities.
- Office equipment: AC motors are present in various office equipment such as printers, photocopiers, scanners, and ventilation systems, ensuring their proper functioning.
- Transportation: AC motors are used in electric vehicles, trams, trains, and other forms of electric transportation systems, providing the necessary propulsion.
- Water and wastewater treatment: AC motors power pumps, mixers, and blowers in water treatment plants, wastewater treatment plants, and pumping stations.
The adaptability, efficiency, and controllability of AC motors make them suitable for a wide range of residential and commercial applications. Whether it’s powering household appliances or driving industrial machinery, AC motors play a vital role in meeting the diverse needs of both residential and commercial settings.

Di mana individu atau bisnis dapat menemukan informasi yang andal tentang pemilihan, pemasangan, dan pemeliharaan motor AC?
Saat mencari informasi tentang pemilihan, pemasangan, dan perawatan motor AC, individu dan bisnis dapat merujuk ke berbagai sumber yang dapat diandalkan. Sumber-sumber ini memberikan panduan, rekomendasi, dan praktik terbaik yang berharga terkait motor AC. Berikut adalah beberapa tempat di mana seseorang dapat menemukan informasi yang dapat diandalkan:
- Dokumentasi Produsen: Produsen motor AC seringkali menyediakan dokumentasi terperinci, termasuk katalog produk, spesifikasi teknis, panduan instalasi, dan manual perawatan. Dokumen-dokumen ini menawarkan informasi spesifik tentang motor mereka, seperti karakteristik kinerja, persyaratan kelistrikan, instruksi pemasangan, dan prosedur perawatan yang direkomendasikan. Situs web produsen merupakan sumber umum untuk mengakses sumber daya ini.
- Asosiasi Industri: Asosiasi industri yang terkait dengan teknik elektro, manufaktur motor, atau aplikasi spesifik (misalnya, HVAC, pompa, atau mesin industri) dapat menjadi sumber informasi yang andal. Asosiasi-asosiasi ini sering menerbitkan artikel teknis, pedoman, dan standar yang mencakup berbagai topik, termasuk pemilihan motor, praktik instalasi, standar efisiensi, dan rekomendasi perawatan. Contoh asosiasi tersebut termasuk National Electrical Manufacturers Association (NEMA), Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dan Air Conditioning, Heating, and Refrigeration Institute (AHRI).
- Teknisi Listrik dan Insinyur Profesional: Berkonsultasi dengan teknisi listrik profesional atau insinyur listrik yang ahli dalam aplikasi motor dapat memberikan wawasan yang berharga. Para profesional ini memiliki pengetahuan dan pengalaman praktis dalam memilih, memasang, dan memelihara motor AC. Mereka dapat menawarkan saran yang dipersonalisasi berdasarkan persyaratan proyek tertentu dan praktik terbaik industri.
- Program dan Lembaga Efisiensi Energi: Program dan lembaga efisiensi energi, seperti departemen pemerintah, perusahaan utilitas, atau organisasi lingkungan, sering menyediakan sumber daya dan panduan tentang pemilihan dan pengoperasian motor hemat energi. Program-program ini dapat menawarkan informasi tentang standar efisiensi motor, program rabat untuk motor efisiensi tinggi, dan praktik penghematan energi. Contohnya termasuk Departemen Energi AS (DOE) dan program Energy Star-nya.
- Forum dan Komunitas Teknis Online: Forum dan komunitas daring yang berfokus pada teknik elektro, aplikasi motor, atau industri tertentu dapat menjadi sumber informasi yang berharga. Berpartisipasi dalam forum-forum ini memungkinkan individu dan bisnis untuk berinteraksi dengan para ahli, mendiskusikan topik terkait motor, dan mencari nasihat dari para profesional dan penggemar yang memiliki pengalaman langsung dengan motor AC.
- Buku dan Publikasi: Buku dan publikasi teknis yang dikhususkan untuk teknik elektro, teknologi motor, atau aplikasi spesifik dapat memberikan informasi komprehensif tentang motor AC. Sumber daya ini mencakup berbagai topik, mulai dari teori motor dan prinsip desain hingga teknik instalasi praktis dan prosedur perawatan. Perpustakaan, toko buku, dan pengecer daring menawarkan berbagai pilihan publikasi yang relevan.
Saat mengakses informasi dari sumber-sumber ini, penting untuk memastikan bahwa informasi tersebut mutakhir, dapat diandalkan, dan relevan dengan aplikasi atau persyaratan spesifik. Mengkonsultasikan berbagai sumber dan melakukan referensi silang informasi dapat membantu memverifikasi keakuratan dan membangun pemahaman yang menyeluruh tentang pemilihan, pemasangan, dan perawatan motor AC.

Apakah ada berbagai jenis motor AC, dan apa saja aplikasi spesifiknya?
Ya, ada berbagai jenis motor AC, masing-masing dengan desain, karakteristik, dan aplikasinya sendiri. Jenis-jenis utama motor AC meliputi:
- Motor Induksi: Motor induksi adalah jenis motor AC yang paling umum digunakan. Motor ini kuat, andal, dan cocok untuk berbagai aplikasi. Motor induksi beroperasi berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik. Motor ini terdiri dari stator dengan gulungan stator dan rotor dengan batang atau kumparan konduktif yang dihubung pendek. Medan magnet berputar yang dihasilkan oleh gulungan stator menginduksi arus pada rotor, menciptakan medan magnet yang berinteraksi dengan medan stator dan menghasilkan torsi. Motor induksi banyak digunakan di berbagai industri seperti manufaktur, sistem HVAC, pompa, kipas, kompresor, dan sistem konveyor.
- Motor Sinkron: Motor sinkron adalah jenis motor AC lain yang umum digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kontrol kecepatan yang presisi. Motor ini beroperasi pada kecepatan sinkron, yang ditentukan oleh frekuensi catu daya AC dan jumlah kutub motor. Motor sinkron memiliki rotor dengan elektromagnet yang dimagnetisasi oleh arus searah, memungkinkan rotor untuk terkunci pada medan magnet berputar stator dan berputar pada kecepatan yang sama. Motor sinkron sering digunakan dalam aplikasi seperti mesin industri, generator, kompresor, dan sistem HVAC besar.
- Motor DC Tanpa Sikat: Meskipun namanya menunjukkan "DC," motor DC tanpa sikat sebenarnya digerakkan oleh daya AC. Motor ini menggunakan komutasi elektronik, bukan sikat mekanis, untuk mengalihkan arus dalam kumparan motor. Motor DC tanpa sikat menawarkan efisiensi tinggi, perawatan rendah, dan kontrol yang presisi atas kecepatan dan torsi. Motor ini umum digunakan dalam aplikasi seperti kendaraan listrik, robotika, hard drive komputer, sistem kedirgantaraan, dan elektronik konsumen.
- Motor Universal: Motor universal adalah motor serbaguna yang dapat beroperasi dengan daya AC dan DC. Motor ini dirancang dengan stator berbelit dan rotor komutator. Motor universal menawarkan torsi awal yang tinggi dan dapat mencapai kecepatan tinggi. Motor ini umumnya digunakan dalam aplikasi seperti perkakas listrik portabel, penyedot debu, pengaduk makanan, dan peralatan rumah tangga kecil.
- Motor Kutub Berbayang: Motor kutub berbayang adalah motor AC yang sederhana dan murah. Motor ini memiliki stator satu fasa dan rotor sangkar tupai. Motor kutub berbayang dicirikan oleh torsi awal yang rendah dan efisiensi yang relatif rendah. Karena desainnya yang sederhana dan biaya yang rendah, motor ini umum digunakan dalam aplikasi seperti kipas kecil, peralatan pendingin, dan peralatan rumah tangga.
Berikut adalah beberapa jenis utama motor AC, masing-masing dengan fitur dan aplikasi uniknya. Pemilihan jenis motor AC bergantung pada faktor-faktor seperti torsi yang dibutuhkan, persyaratan kontrol kecepatan, efisiensi, biaya, dan kondisi lingkungan. Memahami karakteristik dan aplikasi spesifik dari setiap jenis memungkinkan pemilihan motor yang paling sesuai untuk aplikasi tertentu.


editor by CX 2024-04-15