Deskripsi Produk
Hydraulic motors 2000 Series Char Lynn Motor With Brake Valve 2-400 AC4+V2L17 A6 60
product details:
type:BMK2
displacement:400mm
shaft:31.75mm cone shaft
flange:4bolts flange
ports:G1/2
drain ports:G1/4
brake valve flow rate:60liters
valve pressure:170bar
BMK2 series motor adapt the advanced Geroler gear set design with disc distribution flow and high pressure.The unit can be supplied the individual variant in operating multifunction in accordance with requirement of applications.
Characteristic features:
-
Advanced manufacturing devices for the Geroler gear set, which use low pressure of start-up,provide smooth and reliable operation and high efficiency.
-
The output shaft adapts in tapered roller bearings that permit high axial and radial forces.The case can offer capacities of high pressure and high torque in the wide of applications.
Main specification
| JENIS |
BMK2 |
BMK2 160CC |
BMK2 |
BMK2 |
BMK2 |
BMK2 |
BMK2 475CC |
|
| Displacement(ml/r) | 129.8 | 156.8 | 193.4 | 242.5 | 304.3 | 390.8 | 485 | |
| Max.Pressure.Drop(Mpa) | cont. | 21 | 20.5 | 20.5 | 20.5 | 21 | 15.5 | 12 |
| int. | 31 | 26 | 26 | 26 | 24 | 17 | 14 | |
| peak. | 31 | 31 | 31 | 31 | 31 | 20.5 | 17 | |
| Max.Torque(N.m) | cont. | 385 | 455 | 540 | 660 | 765 | 775 | 845 |
| int. | 560 | 570 | 665 | 820 | 885 | 925 | 930 | |
| Speed.Range(r/min) | cont. | 576 | 477 | 385 | 308 | 246 | 191 | 153 |
| int. | 720 | 713 | 577 | 462 | 365 | 287 | 230 | |
| Max.Flow(cont.)(L/min) | cont. | 75 | 75 | 75 | 75 | 75 | 75 | 75 |
| int. | 95 | 115 | 115 | 115 | 115 | 115 | 115 | |
| Weight(kg) | 10 | 10.2 | 10.5 | 11 | 11.5 | 12 | 12.4 | |
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Certification: | CE |
|---|---|
| Pressure: | Medium Pressure |
| Work Temperature: | High Temperature |
| Voltage: | 220V |
| Installation: | Horizontal |
| Material: | Alloy Steel |
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|

Apa peran motor AC dalam sistem HVAC (pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara)?
Dalam sistem HVAC (pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara), motor AC memainkan peran penting dalam berbagai komponen dan fungsi. Motor-motor ini bertanggung jawab untuk menggerakkan kipas, kompresor, pompa, dan peralatan penting lainnya dalam sistem HVAC. Mari kita jelajahi peran spesifik motor AC dalam sistem HVAC:
- Unit Pengolah Udara (AHU) dan Sistem Ventilasi: Motor AC menggerakkan kipas pada AHU (Air Handling Unit) dan sistem ventilasi. Kipas-kipas ini menarik udara segar, mengedarkan udara di dalam gedung, dan membuang udara kotor. Motor-motor tersebut menyediakan daya yang diperlukan untuk menggerakkan udara melalui saluran udara dan mendistribusikannya secara merata ke seluruh ruangan. Motor-motor ini memainkan peran penting dalam menjaga kualitas udara dalam ruangan yang baik, mengendalikan kelembapan, dan memastikan ventilasi yang memadai.
- Pendingin dan Menara Pendingin: Sistem HVAC yang menggunakan chiller untuk pendinginan mengandalkan motor AC untuk menggerakkan kompresor. Motor tersebut menggerakkan kompresor, yang mensirkulasikan refrigeran melalui sistem, menyerap panas dari lingkungan dalam ruangan dan melepaskannya ke luar. Motor AC juga digunakan dalam menara pendingin, yang menghilangkan panas dari sistem chiller dengan menguapkan air. Motor tersebut menggerakkan kipas yang menarik udara melalui menara pendingin dan meningkatkan perpindahan panas.
- Pompa Panas: Motor AC merupakan komponen integral dari sistem pompa kalor, yang menyediakan pemanasan dan pendinginan. Motor menggerakkan kompresor dalam pompa kalor, memungkinkan perpindahan panas antara lingkungan dalam dan luar ruangan. Selama mode pendinginan, motor mengalirkan refrigeran untuk mengekstrak panas dari dalam ruangan dan melepaskannya ke luar. Dalam mode pemanasan, motor membalikkan aliran refrigeran untuk mengekstrak panas dari udara luar atau tanah dan memindahkannya ke dalam ruangan.
- Tungku dan Ketel Uap: Dalam sistem pemanas, motor AC menggerakkan blower atau kipas pada tungku dan boiler. Motor tersebut menggerakkan blower untuk mendistribusikan udara panas atau uap ke seluruh bangunan. Hal ini membantu menjaga suhu dalam ruangan yang nyaman dan memastikan distribusi panas yang efisien di dalam ruangan.
- Pompa dan Sistem Sirkulasi: Sistem HVAC seringkali menggunakan pompa untuk sirkulasi air, seperti pada sistem pemanas hidronik atau sistem air dingin. Motor AC menggerakkan pompa-pompa ini, memberikan tekanan yang diperlukan untuk mensirkulasikan air atau cairan perpindahan panas lainnya melalui sistem. Motor-motor tersebut memastikan laju aliran yang efisien dan berkontribusi pada transfer energi termal yang efektif.
- Peredam dan Aktuator: Motor AC digunakan dalam sistem HVAC untuk mengontrol aliran udara dan mengatur posisi damper dan aktuator. Motor ini memungkinkan penyesuaian laju aliran udara, kontrol suhu, dan kontrol iklim spesifik zona. Dengan memodulasi kecepatan atau posisi motor, sistem HVAC dapat mencapai kontrol yang tepat terhadap distribusi udara dan suhu di berbagai area bangunan.
Motor AC pada sistem HVAC dirancang untuk memenuhi persyaratan kinerja tertentu, seperti kontrol kecepatan variabel, efisiensi energi, dan pengoperasian yang andal di bawah beban yang bervariasi. Perawatan dan inspeksi rutin motor-motor ini sangat penting untuk memastikan kinerja optimal, efisiensi energi, dan umur panjang sistem HVAC.
Kesimpulannya, motor AC memainkan peran penting dalam sistem HVAC dengan menggerakkan kipas, kompresor, pompa, dan aktuator. Motor ini memungkinkan sirkulasi udara yang tepat, pengendalian suhu, dan transfer panas yang efisien, sehingga berkontribusi pada kenyamanan keseluruhan, kualitas udara, dan efisiensi energi bangunan.

Apakah ada teknologi atau fitur hemat energi yang tersedia pada motor AC modern?
Ya, motor AC modern sering kali menggabungkan berbagai teknologi dan fitur hemat energi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi konsumsi daya. Kemajuan ini bertujuan untuk meminimalkan kehilangan energi dan mengoptimalkan kinerja motor. Berikut adalah beberapa teknologi dan fitur hemat energi yang umum ditemukan pada motor AC modern:
- Desain Berefisiensi Tinggi: Motor AC modern sering dirancang dengan standar efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan model lama. Motor ini dibangun menggunakan material canggih dan desain yang dioptimalkan untuk mengurangi kehilangan energi, seperti kehilangan resistif pada kumparan motor dan kehilangan mekanis akibat gesekan dan hambatan. Motor efisiensi tinggi dapat mencapai penghematan energi dengan mengubah persentase daya input listrik yang lebih tinggi menjadi kerja mekanis yang bermanfaat.
- Standar Efisiensi Premium: Standar dan peraturan internasional, seperti klasifikasi NEMA Premium® dan IE (International Efficiency), menetapkan persyaratan efisiensi energi minimum untuk motor AC. Motor efisiensi premium memenuhi atau melampaui standar ini, menawarkan efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan motor standar. Motor-motor ini seringkali menggabungkan peningkatan desain, seperti material inti yang lebih baik, pengurangan resistansi lilitan, dan sistem ventilasi yang dioptimalkan, untuk mencapai tingkat efisiensi yang lebih tinggi.
- Penggerak Frekuensi Variabel (VFD): VFD, juga dikenal sebagai penggerak kecepatan variabel atau inverter, adalah perangkat kontrol yang memungkinkan motor AC beroperasi pada kecepatan variabel dengan menyesuaikan frekuensi dan tegangan daya listrik yang disuplai ke motor. Dengan mencocokkan kecepatan motor dengan kebutuhan beban, VFD dapat secara signifikan mengurangi konsumsi energi. VFD sangat efektif dalam aplikasi di mana motor beroperasi pada beban parsial untuk jangka waktu yang lama, seperti sistem HVAC, pompa, dan kipas.
- Algoritma Kontrol Motor yang Efisien: Algoritma kontrol motor modern, yang diimplementasikan dalam penggerak motor atau sistem kontrol, mengoptimalkan pengoperasian motor untuk meningkatkan efisiensi energi. Algoritma ini secara dinamis menyesuaikan parameter motor, seperti tegangan, frekuensi, dan arus, berdasarkan kondisi beban, sehingga meminimalkan pemborosan energi. Teknik kontrol canggih, seperti kontrol vektor tanpa sensor atau kontrol berorientasi medan, meningkatkan kinerja dan efisiensi motor dengan mengatur medan magnet motor secara tepat.
- Peningkatan Pendinginan dan Ventilasi: Pendinginan dan ventilasi yang efektif sangat penting untuk menjaga efisiensi motor. Motor AC modern seringkali memiliki sistem pendinginan yang lebih baik, termasuk desain kipas yang lebih baik, manajemen aliran udara yang lebih baik, dan jalur ventilasi yang dioptimalkan. Pendinginan yang efisien membantu mencegah motor terlalu panas dan mengurangi kerugian akibat pelepasan panas. Beberapa motor juga menggabungkan mekanisme pemantauan dan perlindungan termal untuk menghindari suhu yang berlebihan dan memastikan kondisi operasi yang optimal.
- Bantalan dan Pengurangan Gesekan: Kerugian gesekan pada bantalan dan komponen mekanis dapat mengonsumsi sejumlah besar energi pada motor AC. Motor modern menggunakan teknologi bantalan canggih, seperti bantalan tertutup atau tanpa pelumasan, untuk mengurangi gesekan dan meminimalkan kehilangan energi. Selain itu, desain rotor dan stator yang dioptimalkan, bersama dengan teknik manufaktur yang lebih baik, membantu mengurangi kerugian mekanis dan meningkatkan efisiensi motor.
- Koreksi Faktor Daya: Faktor daya adalah ukuran seberapa efektif daya listrik dimanfaatkan. Motor AC dengan faktor daya yang buruk dapat menyebabkan peningkatan konsumsi daya reaktif dan menurunkan efisiensi sistem daya secara keseluruhan. Teknik koreksi faktor daya, seperti bank kapasitor atau pengontrol koreksi faktor daya, sering digunakan untuk meningkatkan faktor daya dan meminimalkan kehilangan daya reaktif, sehingga menghasilkan pengoperasian motor yang lebih efisien.
Dengan menggabungkan teknologi dan fitur hemat energi ini, motor AC modern dapat mencapai peningkatan signifikan dalam efisiensi energi, yang mengarah pada pengurangan konsumsi daya dan biaya operasional yang lebih rendah. Saat mempertimbangkan penggunaan motor AC, disarankan untuk memilih model yang memenuhi atau melampaui standar efisiensi yang diakui dan berkonsultasi dengan produsen atau ahli untuk memastikan kompatibilitas motor dengan aplikasi spesifik dan persyaratan penghematan energi.

Apa saja komponen utama dari motor AC, dan bagaimana komponen-komponen tersebut berkontribusi terhadap pengoperasiannya?
Motor AC terdiri dari beberapa komponen utama yang bekerja bersama untuk memfasilitasi pengoperasiannya. Komponen-komponen ini meliputi:
- Stator: Stator adalah bagian stasioner dari motor AC. Biasanya terbuat dari inti berlapis yang menyediakan jalur bagi fluks magnetik. Stator berisi gulungan stator, yaitu kumparan kawat yang dililitkan di sekitar inti stator. Gulungan stator dihubungkan ke sumber daya AC dan menghasilkan medan magnet berputar ketika diberi energi. Medan magnet berputar merupakan elemen penting dalam menghasilkan torsi yang dibutuhkan untuk pengoperasian motor.
- Rotor: Rotor adalah bagian yang berputar dari motor AC. Rotor terletak di dalam stator dan terhubung ke poros. Rotor dapat memiliki desain yang berbeda tergantung pada jenis motor AC. Pada motor induksi, rotor tidak memiliki koneksi listrik. Sebagai gantinya, rotor berisi batang atau kumparan konduktif yang dihubung pendek. Medan magnet berputar dari stator menginduksi arus pada konduktor rotor yang dihubung pendek, menciptakan medan magnet yang berinteraksi dengan medan stator dan menghasilkan torsi, menyebabkan rotor berputar. Pada motor sinkron, rotor berisi elektromagnet yang dimagnetisasi oleh arus searah, memungkinkan rotor untuk mengunci pada medan magnet berputar dari stator dan berputar dengan kecepatan yang sama.
- Bantalan: Bantalan digunakan untuk menopang dan memfasilitasi putaran poros rotor yang lancar. Bantalan mengurangi gesekan dan memungkinkan rotor berputar bebas di dalam motor. Bantalan biasanya terletak di kedua ujung poros motor dan dirancang untuk menahan gaya aksial dan radial yang dihasilkan selama pengoperasian.
- Bel Akhir: Penutup ujung, juga dikenal sebagai penutup ujung atau braket ujung, membungkus rakitan stator dan rotor motor. Penutup ini memberikan dukungan mekanis dan perlindungan untuk komponen internal motor. Penutup ujung biasanya terbuat dari logam dan dirancang untuk menyediakan wadah bagi bantalan dan mengamankan motor ke struktur pemasangannya.
- Kipas atau Sistem Pendingin: Motor AC sering menghasilkan panas selama beroperasi. Untuk mencegah panas berlebih dan memastikan fungsi yang tepat, motor AC dilengkapi dengan kipas atau sistem pendingin. Sistem ini membantu menghilangkan panas dengan mensirkulasikan udara atau mengarahkan aliran udara ke komponen motor, termasuk kumparan stator dan rotor. Pendinginan yang efektif sangat penting untuk menjaga efisiensi motor dan memperpanjang umur pakainya.
- Kotak Terminal atau Kotak Koneksi: Kotak terminal adalah wadah yang terletak di bagian luar motor yang menyediakan akses ke sambungan listrik motor. Di dalamnya terdapat terminal atau titik sambungan tempat kabel eksternal dapat dihubungkan untuk memasok daya ke motor. Kotak terminal memastikan sambungan motor yang aman dan terjamin ke sistem kelistrikan.
- Komponen Tambahan: Tergantung pada desain dan aplikasi spesifiknya, motor AC dapat mencakup komponen tambahan seperti kapasitor, sakelar sentrifugal, sikat (pada jenis motor AC tertentu), dan perangkat kontrol lainnya. Komponen-komponen ini digunakan untuk berbagai tujuan, seperti meningkatkan kinerja motor, memberikan bantuan saat memulai, atau mengaktifkan fitur kontrol tertentu.
Masing-masing komponen ini memainkan peran penting dalam pengoperasian motor AC. Stator dan rotor adalah komponen utama yang bertanggung jawab untuk menghasilkan medan magnet berputar dan mengubah energi listrik menjadi gerakan mekanis. Bantalan memastikan putaran poros rotor yang lancar, sementara penutup ujung memberikan dukungan struktural dan perlindungan. Kipas atau sistem pendingin membantu menjaga suhu operasi optimal, dan kotak terminal memungkinkan koneksi listrik yang tepat. Komponen tambahan ditambahkan seperlunya untuk meningkatkan kinerja motor dan memungkinkan fungsi tertentu.


editor by CX 2024-04-25