Deskripsi Produk
weg electric motor 230/380 AC Voltage and CE Certification
Product Paramenters
|
Specification: |
|
|
Brand Name |
WEG |
|
Model Number |
M2BAX LE W20 W21 W22 |
|
Type |
Motor AC |
|
Frekuensi |
50Hz/60Hz |
|
Output Power |
0.18kw-315kw |
|
Phase |
Three-phase |
|
Sertifikasi |
CE, CCC, ISO9001 |
|
Rated voltage |
380V |
|
Efisiensi |
IE1,IE2,IE3 |
|
Series |
Y2 Series Motor |
|
Bingkai |
Cast Iron or Aluminum |
|
Poles |
2, 4, 6, 8,10 |
|
Ambient temperature |
-15° ºC ≤0 ≤ 40 ºC |
|
Altitude |
1000 CHINAMFG |
|
Duty |
Continuous(S1) |
|
Kelas Isolasi |
Class B/F |
|
Protection Class |
IP44/IP54/IP55 |
|
Cooling Method |
IC0141 (total-enclosed fan-cooled type) |
|
Price |
USD |
|
Minimum Order Quantity |
20 Piece/Pieces, USD |
|
Packaging Details |
Foam,carton and plywood . We can pack according to your requirement . |
|
Delivery Time |
15-25 days after received the payment |
|
Payment Terms |
L/C,T/T |
|
Supply Ability |
10,000 Piece/Pieces per Month |
|
Materials |
cast iron(63-355), aluminum (FRAME 63-160) |
|
Mounting types |
IMB3, IMB5,IMB35 |
|
Connection |
“Y” type for 3kW and downwards, “D” type for 3kW and upwards |
|
Relative humidity |
not higher than 90% |
|
Special motors can be designed according to customers’ requirements |
|
/* 22 Januari 2571 19:08:37 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Aplikasi: | Industri |
|---|---|
| Kecepatan Operasi: | Kecepatan Konstan |
| Jumlah Stator: | Tiga Fase |
| Contoh: |
US$ 58/Piece
1 Buah (Minimum Pemesanan) | Pesan Sampel |
|---|
| Kustomisasi: |
Tersedia
|
|
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
| Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
|
Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Apa peran motor AC dalam sistem HVAC (pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara)?
Dalam sistem HVAC (pemanasan, ventilasi, dan pendingin udara), motor AC memainkan peran penting dalam berbagai komponen dan fungsi. Motor-motor ini bertanggung jawab untuk menggerakkan kipas, kompresor, pompa, dan peralatan penting lainnya dalam sistem HVAC. Mari kita jelajahi peran spesifik motor AC dalam sistem HVAC:
- Unit Pengolah Udara (AHU) dan Sistem Ventilasi: Motor AC menggerakkan kipas pada AHU (Air Handling Unit) dan sistem ventilasi. Kipas-kipas ini menarik udara segar, mengedarkan udara di dalam gedung, dan membuang udara kotor. Motor-motor tersebut menyediakan daya yang diperlukan untuk menggerakkan udara melalui saluran udara dan mendistribusikannya secara merata ke seluruh ruangan. Motor-motor ini memainkan peran penting dalam menjaga kualitas udara dalam ruangan yang baik, mengendalikan kelembapan, dan memastikan ventilasi yang memadai.
- Pendingin dan Menara Pendingin: Sistem HVAC yang menggunakan chiller untuk pendinginan mengandalkan motor AC untuk menggerakkan kompresor. Motor tersebut menggerakkan kompresor, yang mensirkulasikan refrigeran melalui sistem, menyerap panas dari lingkungan dalam ruangan dan melepaskannya ke luar. Motor AC juga digunakan dalam menara pendingin, yang menghilangkan panas dari sistem chiller dengan menguapkan air. Motor tersebut menggerakkan kipas yang menarik udara melalui menara pendingin dan meningkatkan perpindahan panas.
- Pompa Panas: Motor AC merupakan komponen integral dari sistem pompa kalor, yang menyediakan pemanasan dan pendinginan. Motor menggerakkan kompresor dalam pompa kalor, memungkinkan perpindahan panas antara lingkungan dalam dan luar ruangan. Selama mode pendinginan, motor mengalirkan refrigeran untuk mengekstrak panas dari dalam ruangan dan melepaskannya ke luar. Dalam mode pemanasan, motor membalikkan aliran refrigeran untuk mengekstrak panas dari udara luar atau tanah dan memindahkannya ke dalam ruangan.
- Tungku dan Ketel Uap: Dalam sistem pemanas, motor AC menggerakkan blower atau kipas pada tungku dan boiler. Motor tersebut menggerakkan blower untuk mendistribusikan udara panas atau uap ke seluruh bangunan. Hal ini membantu menjaga suhu dalam ruangan yang nyaman dan memastikan distribusi panas yang efisien di dalam ruangan.
- Pompa dan Sistem Sirkulasi: Sistem HVAC seringkali menggunakan pompa untuk sirkulasi air, seperti pada sistem pemanas hidronik atau sistem air dingin. Motor AC menggerakkan pompa-pompa ini, memberikan tekanan yang diperlukan untuk mensirkulasikan air atau cairan perpindahan panas lainnya melalui sistem. Motor-motor tersebut memastikan laju aliran yang efisien dan berkontribusi pada transfer energi termal yang efektif.
- Peredam dan Aktuator: Motor AC digunakan dalam sistem HVAC untuk mengontrol aliran udara dan mengatur posisi damper dan aktuator. Motor ini memungkinkan penyesuaian laju aliran udara, kontrol suhu, dan kontrol iklim spesifik zona. Dengan memodulasi kecepatan atau posisi motor, sistem HVAC dapat mencapai kontrol yang tepat terhadap distribusi udara dan suhu di berbagai area bangunan.
Motor AC pada sistem HVAC dirancang untuk memenuhi persyaratan kinerja tertentu, seperti kontrol kecepatan variabel, efisiensi energi, dan pengoperasian yang andal di bawah beban yang bervariasi. Perawatan dan inspeksi rutin motor-motor ini sangat penting untuk memastikan kinerja optimal, efisiensi energi, dan umur panjang sistem HVAC.
Kesimpulannya, motor AC memainkan peran penting dalam sistem HVAC dengan menggerakkan kipas, kompresor, pompa, dan aktuator. Motor ini memungkinkan sirkulasi udara yang tepat, pengendalian suhu, dan transfer panas yang efisien, sehingga berkontribusi pada kenyamanan keseluruhan, kualitas udara, dan efisiensi energi bangunan.

Di mana individu atau bisnis dapat menemukan informasi yang andal tentang pemilihan, pemasangan, dan pemeliharaan motor AC?
Saat mencari informasi tentang pemilihan, pemasangan, dan perawatan motor AC, individu dan bisnis dapat merujuk ke berbagai sumber yang dapat diandalkan. Sumber-sumber ini memberikan panduan, rekomendasi, dan praktik terbaik yang berharga terkait motor AC. Berikut adalah beberapa tempat di mana seseorang dapat menemukan informasi yang dapat diandalkan:
- Dokumentasi Produsen: Produsen motor AC seringkali menyediakan dokumentasi terperinci, termasuk katalog produk, spesifikasi teknis, panduan instalasi, dan manual perawatan. Dokumen-dokumen ini menawarkan informasi spesifik tentang motor mereka, seperti karakteristik kinerja, persyaratan kelistrikan, instruksi pemasangan, dan prosedur perawatan yang direkomendasikan. Situs web produsen merupakan sumber umum untuk mengakses sumber daya ini.
- Asosiasi Industri: Asosiasi industri yang terkait dengan teknik elektro, manufaktur motor, atau aplikasi spesifik (misalnya, HVAC, pompa, atau mesin industri) dapat menjadi sumber informasi yang andal. Asosiasi-asosiasi ini sering menerbitkan artikel teknis, pedoman, dan standar yang mencakup berbagai topik, termasuk pemilihan motor, praktik instalasi, standar efisiensi, dan rekomendasi perawatan. Contoh asosiasi tersebut termasuk National Electrical Manufacturers Association (NEMA), Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dan Air Conditioning, Heating, and Refrigeration Institute (AHRI).
- Teknisi Listrik dan Insinyur Profesional: Berkonsultasi dengan teknisi listrik profesional atau insinyur listrik yang ahli dalam aplikasi motor dapat memberikan wawasan yang berharga. Para profesional ini memiliki pengetahuan dan pengalaman praktis dalam memilih, memasang, dan memelihara motor AC. Mereka dapat menawarkan saran yang dipersonalisasi berdasarkan persyaratan proyek tertentu dan praktik terbaik industri.
- Program dan Lembaga Efisiensi Energi: Program dan lembaga efisiensi energi, seperti departemen pemerintah, perusahaan utilitas, atau organisasi lingkungan, sering menyediakan sumber daya dan panduan tentang pemilihan dan pengoperasian motor hemat energi. Program-program ini dapat menawarkan informasi tentang standar efisiensi motor, program rabat untuk motor efisiensi tinggi, dan praktik penghematan energi. Contohnya termasuk Departemen Energi AS (DOE) dan program Energy Star-nya.
- Forum dan Komunitas Teknis Online: Forum dan komunitas daring yang berfokus pada teknik elektro, aplikasi motor, atau industri tertentu dapat menjadi sumber informasi yang berharga. Berpartisipasi dalam forum-forum ini memungkinkan individu dan bisnis untuk berinteraksi dengan para ahli, mendiskusikan topik terkait motor, dan mencari nasihat dari para profesional dan penggemar yang memiliki pengalaman langsung dengan motor AC.
- Buku dan Publikasi: Buku dan publikasi teknis yang dikhususkan untuk teknik elektro, teknologi motor, atau aplikasi spesifik dapat memberikan informasi komprehensif tentang motor AC. Sumber daya ini mencakup berbagai topik, mulai dari teori motor dan prinsip desain hingga teknik instalasi praktis dan prosedur perawatan. Perpustakaan, toko buku, dan pengecer daring menawarkan berbagai pilihan publikasi yang relevan.
Saat mengakses informasi dari sumber-sumber ini, penting untuk memastikan bahwa informasi tersebut mutakhir, dapat diandalkan, dan relevan dengan aplikasi atau persyaratan spesifik. Mengkonsultasikan berbagai sumber dan melakukan referensi silang informasi dapat membantu memverifikasi keakuratan dan membangun pemahaman yang menyeluruh tentang pemilihan, pemasangan, dan perawatan motor AC.

What are the key advantages of using AC motors in industrial applications?
AC motors offer several key advantages that make them highly suitable for industrial applications. Here are some of the main advantages:
- Simple and Robust Design: AC motors, particularly induction motors, have a simple and robust design, making them reliable and easy to maintain. They consist of fewer moving parts compared to other types of motors, which reduces the likelihood of mechanical failure and the need for frequent maintenance.
- Wide Range of Power Ratings: AC motors are available in a wide range of power ratings, from small fractional horsepower motors to large industrial motors with several megawatts of power. This versatility allows for their application in various industrial processes and machinery, catering to different power requirements.
- High Efficiency: AC motors, especially modern designs, offer high levels of efficiency. They convert electrical energy into mechanical energy with minimal energy loss, resulting in cost savings and reduced environmental impact. High efficiency also means less heat generation, contributing to the longevity and reliability of the motor.
- Cost-Effectiveness: AC motors are generally cost-effective compared to other types of motors. Their simple construction and widespread use contribute to economies of scale, making them more affordable for industrial applications. Additionally, AC motors often have lower installation and maintenance costs due to their robust design and ease of operation.
- Flexible Speed Control: AC motors, particularly induction motors, offer various methods for speed control, allowing for precise adjustment of motor speed to meet specific industrial requirements. Speed control mechanisms such as variable frequency drives (VFDs) enable enhanced process control, energy savings, and improved productivity.
- Compatibility with AC Power Grid: AC motors are compatible with the standard AC power grid, which is widely available in industrial settings. This compatibility simplifies the motor installation process and eliminates the need for additional power conversion equipment, reducing complexity and cost.
- Adaptability to Various Environments: AC motors are designed to operate reliably in a wide range of environments. They can withstand variations in temperature, humidity, and dust levels commonly encountered in industrial settings. Additionally, AC motors can be equipped with protective enclosures to provide additional resistance to harsh conditions.
These advantages make AC motors a popular choice for industrial applications across various industries. Their simplicity, reliability, cost-effectiveness, energy efficiency, and speed control capabilities contribute to improved productivity, reduced operational costs, and enhanced process control in industrial settings.


editor by CX 2024-05-09